r12ki worldnews

Just another WordPress.com weblog

Chance April 6, 2009

Filed under: Blogroll, Umum, islam news — rizkiputrasejati @ 3:38 am

this word can be used by someone to change our conditions

make be a good person or bad person.

we need chance always in our life

because chance can help you to make a better life

before you use your chance

you must have background what you want to do…

the background must be holy AL_QURAN and the mean of this holy book.

thats is right for your life.

 

Arti Surat Al Fatihah March 31, 2009

Filed under: Umum, islam news — rizkiputrasejati @ 12:24 pm

<!– @page { margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } –>

  1. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

  2. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

  3. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

  4. Yang menguasai hari pembalasan.

  5. Hanya kepada Engkau-lah kami menyembah dan hanya kepada Engkau-lah kami memohon pertolongan.

  6. Tunjukilah kami jalan yang lurus.

  7. (yaitu) jalan orang-orang yang telah engkau anugerahkan ni’mat kepada mereka, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat.

Allah adalah sumber dari segala kebaikan yang patut dipuji

 

Tips terbaru March 22, 2008

Filed under: Blogroll, Umum, islam news — rizkiputrasejati @ 4:03 pm
Tanya:

Assalamualaikum wr wb

Wah, Pak Shodiq buka konseling…congrats pak, moga2 banyak bawa berkah…aaamiiin

Mau jadi pasien ni pak. Gimana cara PDKT ma akhwat tipe aktivis yg ga mo kenal istilah pacaran dkk? kan rada susah… Kalo pake cara standar kayaknya bakal mentah (belom diuji si, tp gelagat anaknya tipe “sayap kanan: banget pak). Kalo pake cara dia…kayaknya saya yg susah, ga bisa “bebas” (baca: insya Allah masih dalam batas syar’i) Dilepas? waduuh jangan dong, blom usaha ni…kalo dah ditolak ntar baru cari lagi he.. Boleh minta opininya Pak Shodiq?

Wassalam

Jawab:

Wa’alaikum salam wr wb … aaamiiin

Ya, bener. Emang rada susah PDKT ama cewek bertipe gitu. Tapi untungnya, di mana ada kemauan, di situ ada jalan. Nih, beberapa jalan yang kusarankan untuk kau tempuh:

Pertama, PDKT sedikit demi sedikit. (Dikit-dikit lama-lama jadi bukit.) Biarpun cintamu menggebu-gebu, kendalikan diri! Jangan langsung nunjukin rasa “suka” padanya coz ia bisa langsung menjauh.

Ikut aktif/libatin diri di kegiatannya biar bisa sering komunikasi & jadi lebih deket. (Pepatah Jawa: Witing trisno jalran soko kulino.) Usahakan bahwa pada setiap kegiatan, di mana ada dia, di situ ada kamu (walaupun di mana ada kamu, belum tentu ada dia).

Cari tau dari orang2 yg deket dengannya, apa kesukaannya. Jadikan kesukaannya sebagai kesukaanmu pula. Kalau kau bener2 cinta padanya, tentu kau sukai pula segala yang dia sukai. Komunikasi kalian akan lebih lancar ketika kalian membicarakan hal2 yg sama2 kalian sukai.

Minta tolong dia untuk ikut membantumu menolong orang-orang lain. Misal: katakan padanya, “Aku mau beli buku anak-anak dan menyumbangkannya untuk perpustakaan SD itu. Kuperhatikan, kau tahu banyak tentang anak-anak. Maukah kau menolongku memilihkan buku apa saja yang sebaiknya kubeli?”

Beri perhatian mengenai hal-hal kecil pada dirinya. Contoh: beri dia selembar kertas kecil bertuliskan: “Kayaknya ada dua helai rambut menyembul dari balik jilbabmu. Kau mau merapikan, bukan?”

Sering-seringlah beri dia kejutan berupa “hadiah” yg emang dia butuhin. Umpamanya: bila dia gak masuk kuliah karena sakit, jenguk dia dengan bawakan catatan kuliah yang kau salin dari catatan temannya.

Bila dia sudah terlihat merasakan besarnya perhatianmu padanya dan bertanya-tanya (dalam hati) mengapa kau begitu, maka perlihatkanlah keseriusanmu secara “tak langsung”. Ungkapkanlah terus-terang kepada teman2nya. Contohnya: “Kelak jika Allah sudah membuatku mampu menikah, yang dalam perhitunganku sekitar tiga tahun lagi, si akhwat itulah yang kulamar. Mudah2an saat itu dia berstatus singel.”

Jika setelah mengetahui keseriusanmu itu sikapnya berubah (lebih menjaga jarak), maka tenanglah. Jangan buru2 berkesimpulan bahwa tiada harapan lagi bagimu. Berilah dia waktu selama beberapa minggu (atau beberapa bulan) untuk mempertimbangkannya secara lebih matang. Sementara itu, tetaplah bersikap kepadanya sebagaimana biasanya. Intensitas PDKT-mu tak perlu kau kurangi.

Sesudah itu, bila dia tampak menerima keberadaanmu dengan lapang, ketika itulah kalian bisa berhubungan secara “bebas” (baca: insya Allah masih dalam batas syar’i) walau tidak lewat proses “jadian”. Percayalah, tanpa status “pacar” pun akhwat bisa setia menunggu dilamar pria yang dia kehendaki.

Yg terpenting, makin deketin diri pada Allah dan selalu mohon petunjuk-Nya.

Wassalam.

(dari http://pacaranislami.wordpress.com/2007/05/08/konsultasi-cara-pdkt-ama-akhwat-aktivis/)

 

KUNCI MENJALANI HIDUP November 10, 2007

Filed under: islam news — rizkiputrasejati @ 3:30 pm

Mengikuti AL-QUR’AN dan HADIST Nabi MUHAMMAD SAW.

dengan pokok utamanya adalah

1. ikhlas…

2. sabar…

3. jujur…

mari kita lakukan bersama-sama ketiga hal tersebut.

 

HIKMAH RAMADHAN October 8, 2007

Filed under: islam news — rizkiputrasejati @ 3:34 am

nikmat tuhanmu manakah yang kamu dustakan???

maka nikmatilah segalanya dengan sabar

karena sabar kunci dari hidup.

iya kan.

bukan menggurui hanya berbagi pelajaran oce…..

 

Keutamaan Malam Seribu Bulan September 11, 2007

Filed under: islam news — rizkiputrasejati @ 3:33 am

Malam Lailatul Qadar adalah malam yang dimuliakan Allah. Allah menamainya dengan Lailatul Qadar, menurut sebagian pendapat, karena pada malam itu Allah mentakdirkan ajal, rizki dan apa yang terjadi selama satu tahun dari aturan-aturan Allah. Hal ini sebagaimana Allah firmankan:
Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah. (Ad Dukhan: 4)

Di dalam ayat tersebut Allah menamai Lailatul Qadar karena sebab tersebut. Menurut pendapat lain, disebut malam Lailatul Qadar karena malam tersebut memiliki kedudukan yang tinggi di sisi Allah. Allah menyebutnya sebagai malam yang berkah, sebagaimana firman-Nya:
Sesungguhnya kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesunggunhnya kami-lah yang memberi peringatan. (Ad Dukhan: 3)
Allah juga memuliakan malam ini dalam firman-Nya:
Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. (Al Qadr: 2-3)
Maksudnya, amalan di malam yang barakah ini menyamai pahala amal seribu bulan yang tidak ada Lailatul Qadar padanya. Seribu bulan sama dengan 83 tahun lebih. Ini menunjukkan keutamaan malam yang besar ini. Oleh karenanya Nabi berusaha mencari malam Lailatul Qadar. Beliau bersabda:
“Barang siapa shalat di malam Lailatul Qadar karena keimanan dan mengharapkan pahala, maka dia akan diampuni dosanya yang telah lampau ataupun yang akan datang.”
Allah juga mengabarkan bahwa pada malam itu malaikat Jibril dan ruh turun. Ini menunjukkan betapa besar dan pentingnya malam ini karena turunnya malaikat tidak terjadi kecuali untuk perkara yang besar. Kemudian Allah mensifati malam itu dengan firman-Nya:

Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar. (Al Qadr: 5)
Allah mensifati malam tersebut dengan malam keselamatan. Ini menunjukkan kemuliaan, kebaikan, dan keberkahannya. Orang yang terhalangi dari kebaikan malam itu berarti terhalangi dari kebaikan yang sangat banyak. Inilah keutamaan-keutamaan yang besar pada malam barakah ini.
Akan tetapi, Allah menyembunyikannya di bulan Ramadhan agar seorang muslim bersungguh-sungguh mencarinya. Sehingga amalnya semakin banyak dan dengan itu ia menggabungkan antara banyaknya amal di seluruh malam-malam Ramadhan dan bertepatan dengan malam Lailatul Qadar dengan segala keutamaan, kemuliaan dan pahalanya. Sehingga dengan itu ia mengumpulkan antara dua kebaikan. Ini merupakan karunia Allah atas hamba-hamba-Nya.
Ringkasnya, bahwa Lailatul Qadar adalah malam yang besar (agung) dan berkah. Juga merupakan nikmat dari Allah yang mendatangi seorang muslim di bulan Ramadhan. Maka jika dia diberi taufik untuk memanfaatkannya dalam kebaikan, ia akan mendapatkan pahala yang besar dan kebaikan yang banyak yang sangat dia butuhkan. (penjelasan Asy-Syaikh Shalih Fauzan dalam Fatawa Ramadhan, 2/847-849)

Kapan Malam Lailatul Qadar Itu?
Terdapat riwayat dari Nabi bahwa malam Lailatul Qadar terjadi pada malam 21, malam 23, malam 25, malam 27, atau malam 29 dan akhir malam bulan Ramadhan.
Al-Imam Asy-Syafi’i berkata: “Ini menurut saya, wallahu a’lam, karena Nabi menjawab sesuai dengan pertanyaannya. Dan pendapat yang paling kuat bahwa itu terjadi pada malam-malam yang ganjil dari sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan berdasarkan sabda Nabi dari ‘Aisyah bahwa Nabi beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan dan beliau mengatakan:
“Carilah Lailatul Qadar pada malam ganjil dari sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim, lihat Shifat Shaum An-Nabi, Asy-Syaikh Ali Hasan, hal. 87)

Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar
Dari Ubai ia berkata, Rasulullah bersabda:
“Pagi hari dari malam Lailatul Qadar, matahari terbit tanpa sinar seperti bejana dari tembaga sampai tinggi.” (HR. Muslim)
Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata, bersabda Rasulullah :“Lailatul Qadar adalah malam yang tenang, cerah, tidak panas dan tidak dingin, matahari terbit di pagi harinya lemah dan berwarna merah.” (HR. Ath-Thayalisi, Ibnu Khuzaimah, dan Al-Bazzar, sanadnya hasan. Lihat Shifat Shaum An-Nabi, Asy-Syaikh Ali Hasan, hal. 90)

Wallahu a’lam.

 

Welkom RAMADHAN 1428 H September 11, 2007

Filed under: islam news — rizkiputrasejati @ 3:20 am

Alhamdulillah

telah datang bulan yang ditunggu-tunggu

mari jadikan bulan ini

sebagai bulan yang penuh manfaat

tingkatkan ibadah ya…

ok

klo penulis ada kesalahan mohon dimaapin ya…

thanks

 

BOLEH, AMAL SALEH PAMRIH PAHALA August 28, 2007

Filed under: islam news — rizkiputrasejati @ 7:28 am

Ayo bermain matematika sedikit. Bayangkanlah kita punya uang Rp 100 ribu. Lalu, Rp50 ribu kita berikan kepada seorang teman. Teman kita itu, kemudian memberikan kepada saudaranya Rp 25 ribu. Lalu saudaranya teman kita itu memberikan kepada tetangganya Rp 15 ribu. Pertanyaanya, berapa uang yang ada dikantong kita saat ini? Berapa yang ada dikantong kita dan saudaranya?

Secara matematika, anak SD pun tahu hitung-hitungannya. Jelas, dikantong kita tinggal Rp50 ribu. Dikantong teman kita ada Rp 25 ribu dan dikantong saudaranya ada Rp 10 ribu.

Tetapi matematika agama bisa sangat berbeda. Kalau kita, teman kita dan saudaranya dalam kasus di atas, memberikan sebagian uang kita itu dengan ikhlas dalam rangka amala salaeh, hitung-hitungannya akan sangata berbeda. Memang, hitungan uangnya tetap sama. Tetapi, ada unsur pahalanya didalamnya.

Pahala adalah kebaikan yang Allah berikan sebagai balasan atas amal saleh seseorang di dunia. Balasan itu dapat Allah berikan langsung di dunia. Dapat juga dipending dan diakumulasi serta baru diberikan di akhirat kelak. Dan balasan terbesar Allah adalah izin-Nya untuk memasuki surga-Nya yang penuh kenikmatan abadi.

Pasti anda menanyakan kenapa menghitung-hitung pahala? Bukankah keikhlasan itu dibuktikan dengan beramal saleh tanpa pamrih?

Menurut sebagian ulama, berharap balasan dari sesama manusia adalah hal yang sia-sia. Bahkan, seseorang bisa masuk dalam kategori ’syirik’ kalau melakukan sesuatu malah mengharap balasan dari manusia. Tetapi, berharap balasan dari Allah adalah hal yang wajar. Bukankah dalam salat kita juga selalu membaca salah satu ayat surat Al Fatihah yang bermakana, ”Hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami berharap(memohon pertolongan)”?

Berharap balasan dari Allah juga bakal menambah motivasi kita dalam bermal saleh.

Iya kan……….